Jumat, 19 Oktober 2018

Contoh soal dan jawaban materi pengantar ekonomi




1.      Peran pemerintah sebagai motivator, stabilisator, fasilitator serta berikan contoh secara riil!
a.      Peran pemerintah sebagai motivator
Peran pemerintah sebagai motivator adalah sebagai pemberi semangat kepada para masyarakatnya, memotivasi masyarakat di dalam usaha-usaha tertentu dengan melakukan pendekatna yang baik kepada masyarakat dan investor.
Contoh: di daerah Bandung selatan banyak terdapat lahan-lahan tidur yang kurang dimanfaatkan dan dibiarkan begitu saja oleh pemiliknya. Seharusnya pemerintah bisa memback-up pemilik tanah agar tanah tersebut lebih produktif dan dapat dimanfaatkan dengan mendirikan usaha-usaha seperti menjadikan lahan tersebut sebagai lahan parkir.
b.     Peran pemerintah sebagai fasilitator
Peran pemerintah sebagai fasilitator adalah menciptakan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan pembangunan untuk menjembatani berbagai kepentingan masyarakat dalam mengoptimalkan pembangunan daerah, pemerintah bergerak dibidang pendapingan melalui pelatihan, pendidikan dan peningkatan keterampilan serta di bidang pendanaan atau permodalan melalui pemberian bantuan modal kepada masyarakat yang diberdayakan. Dengan peran sebagai fasilitator diharapkan mampu mendorong kemandirian masyarakat dan pembangunan akan menciptakan kemakmuran dalam masyarakat.
Contoh: pemerintah sebagai penyedia lahan untuk penyediaan infrastruktur, pemerintah memberikan dana bantuan kepada masyarakat terutama anak-anak sekolah agar mereka bisa melanjutkan sekolah sampai selesai seperti halnya dana bidikmisi di perguruan tinggi negeri.
c.      Peran pemerintah sebagai stabilisator
Peran pemerintah sebagai stabilisator adalah pemerintah berusaha menjaga agar perekonomian dapat berjalan dengan normal sehingga permasalahan-permasalahan yang terjadi di dalam perekonomian tidak merembet atau menyebar ke sektor lain dan menjaga agar perekonomian tetap kondusif.
Contoh: terkendalinya inflasi, kepastian hukum yang diatur dalam perundang-undangan dan terjaganya keamanan dengan adanya peraturan pemerintah tersebut.
2.     Menentukan pendapatan nasional nominal dalam keseimbangan (equilibrium income)!
Pendapatan nasional nominal (harga berlaku) adalah nilai barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam suatu tahun dan dinilai menurut harga yang berlaku pada tahun-tahun tersebut.
a.      Pada perekonomian dua sektor
1)     Melalui pendekatan pengeluaran (expenditure approach)
Dengan pendekatan pengeluaran, pendapatan nasional keseimbangan (Ye) tercapai pada saat => Y = C + T
Keterangan :
Y = pendapatan
C = konsumsi
T = investasi
2)    Pendekatan injeksi dan kebocoran (injection-leakagec)
Dengan pendekatan injeksi dan kebocoran, keseimbangan tercapai pada saat jumlah tabungan sama dengan jumlah investasi atau dapat dituliskan => I = S
Investasi akan memperbesar kapasitas perekonomian dengan menimbulkan efek pada bertambahnya jumlah barang dan jasa yang dihasilkan. Sebaliknya apabila masyarakat menabung atua memegang uangnya maka ini akan berdampak sebaliknya yaitu mengurangi akumulasi modal dalam perekonomian. Kedua pendekatan ini akan menghasilkan nilai pendapatan nasional keseimbangan yang sama.
b.     Pada perekonomian tiga sektor
1)     Pendekatan pengeluaran
Pendapatan nasional keseimbangan (Y) dihitung dengan cara menjumlahkan pengeluaran seluruh pelaku ekonomi, yaitu pengeluaran konsumen (konsumsi), pengeluaran produsen (investasi) dan pengeluaran pemerintah. Secara sistematis pendekatan pengeluaran dapat ditulis => NI = C + I + G + (X – M)
Keterangan :
C = consumption (konsumsi rumah tangga)
I = invesment (investasi)
G = goverment expenditure (pengeluaran pemerintah)
X = ekspor
M = impor
2)    Pendekatan pendapatan
Dihitung dengan cara menjumlahkan semua pendapatan dari masing-masing faktor produksi pada periode tertentu. Secara matematis dapat ditulis => NI = w + i + r + π
Keterangan:
W = wage (upah)
I = interest (bunga)
R = rent (sewa)
Π = profit (laba)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar